Perihal

Sudah menjadi kehendak Allah SWT bahwa umat ini akan berpecah belah menjadi banyak golongan:

Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku. Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing). (QS. Al-Mu’minun:52-53)

Islam Netral adalah panggilan hati nurani menjadi saksi yang adil (netral, tidak berat sebelah):

Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS Al-Maidah:8)

Islam Netral bukanlah golongan atau madzab, akan tetapi sebuah sikap mental untuk selalu mengedepankan kasih sayang, menjauhkan diri dari kebencian, dan meningkatkan kepedulian. Kenetralan membutuhkan kedewasaan berpikir.

Jika anda merasa terpanggil untuk melaksanakan perintah Allah tersebut di atas, silakan bergabung bersama kami di Grup Facebook: “Komunitas Islam Netral“.

Iklan